STAIMABA Mojokerto Hadiri Bimbingan Teknis Bantuan Sarana dan Prasarana Pembelajaran 2025
Mojokerto, 22 November 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam Majma’al Bahroin Mojokerto (STAIMABA) berkesempatan untuk hadir dalam Bimbingan Teknis Bantuan Sarana dan Prasarana Pembelajaran 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara ini berlangsung pada tanggal 20 hingga 22 November 2025 di AONE Hotel, Jakarta Pusat.
Kegiatan Bimtek ini dibuka oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., yang menyampaikan bahwa kampus penerima bantuan merupakan “kampus terpilih” dari lebih dari 800 pendaftar, dengan hanya 35 kampus yang berhasil lolos seleksi. Beliau menegaskan bahwa amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mengingatkan agar PTKIS tidak terjebak dalam stagnasi atau “menikmati minimalisme.” Menurutnya, pertumbuhan kampus harus terus berkembang dengan penguatan bertahap dalam tridharma perguruan tinggi.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menambahkan pentingnya tata kelola yang profesional dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian, serta mengingatkan PTKIS berbasis pesantren untuk menjaga tradisi kitab kuning sembari membuka diri terhadap pendekatan keilmuan modern.

Rangkaian Kegiatan Bimtek
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti kegiatan yang padat dan fokus pada penguatan tata kelola sarana dan prasarana. Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan dan penyampaian kebijakan sarana dan prasarana oleh Prof. Amin Suyitno dan Prof. Sahiron. Pada malam harinya, peserta menerima materi mengenai akuntabilitas penyaluran dan penggunaan bantuan pemerintah yang disampaikan oleh Inspektur Jenderal Wilayah II bersama Effi Widayati, S.Ag.
Hari kedua, peserta dibekali materi teknis terkait tata kelola pencairan bantuan sarpras oleh Anwar, S.Kom, yang kemudian dilanjutkan dengan materi pengelolaan server oleh Mas Wildan dari Pusdatin. Sore hingga malam hari, peserta mengikuti sesi lanjutan bersama tim IT, sebelum ditutup dengan penjelasan mengenai mekanisme pelaporan bantuan oleh Effi Widayati. Pada hari ketiga, acara ditutup dengan evaluasi, tindak lanjut, dan penutupan yang dipimpin oleh Papay Supriatna, S.S., M.Pd., Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan.
STAIMABA Mojokerto Siap Manfaatkan Bantuan untuk Pengembangan Sarpras
Sebagai salah satu penerima bantuan untuk pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran, STAIMABA Mojokerto, yang diwakili oleh Wahyu Styabudi, M.Ag., berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi dan pemahaman teknis dalam pengelolaan bantuan sarana dan prasarana pembelajaran, sehingga dapat mendukung peningkatan layanan akademik yang lebih berkualitas. Delegasi yang hadir diharapkan dapat menindaklanjuti hasil bimtek dengan implementasi yang nyata dalam memperkuat fasilitas pembelajaran di kampus.
Dengan adanya bantuan ini, STAIMABA berkomitmen untuk memanfaatkan dana yang diterima secara optimal guna memperkuat infrastruktur pendidikan di kampus, serta mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif dan efisien bagi seluruh mahasiswa. Ke depannya, STAIMABA berharap kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam mendukung visi kampus untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas.




