Workshop Penguatan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai Upaya Peningkatan Mutu Akademik STAIMABA Mojokerto
in Berita Kampus, Blog
Pacet, 31 Juli 2026 – Dalam rangka penguatan tata kelola akademik dan peningkatan mutu kurikulum, Sekolah Tinggi Agama Islam Majma’al Bahroin (STAIMABA) Mojokerto menyelenggarakan Workshop Penguatan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Jumat, 31 Juli 2026, di Villa Kebun Pakis, Pacet, Mojokerto. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Hj. Noer Saudah, M.Kes., Wakil Rektor Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto, sebagai narasumber utama yang memberikan penguatan konseptual dan praktis mengenai implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education. Workshop diikuti oleh pimpinan, ketua program studi, dan seluruh dosen STAIMABA Mojokerto dalam rangka menyelaraskan pengembangan kurikulum dengan kebijakan pendidikan tinggi dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Workshop ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam melakukan penguatan tata kelola akademik melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (Outcome-Based Education). Implementasi paradigma OBE menjadi salah satu pendekatan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus memastikan ketercapaian kompetensi lulusan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), serta kebutuhan pemangku kepentingan.
Dalam pemaparannya, Dr. Hj. Noer Saudah, M.Kes. menegaskan bahwa kurikulum berbasis OBE menempatkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai landasan utama dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, setiap komponen kurikulum, mulai dari perumusan profil lulusan, penyusunan CPL, penetapan bahan kajian, struktur mata kuliah, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), strategi pembelajaran, hingga sistem asesmen, harus dirancang secara sistematis, terintegrasi, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi mahasiswa.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa implementasi OBE tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan instrumen akreditasi, melainkan merupakan paradigma pembelajaran yang mendorong terciptanya budaya mutu (quality culture) di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pendekatan ini, proses pendidikan diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan karakter yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika masyarakat.
Kegiatan workshop berlangsung secara partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi ilmiah, serta telaah terhadap dokumen kurikulum masing-masing program studi. Para peserta memperoleh pendampingan dalam melakukan penyelarasan antara profil lulusan, CPL, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), metode pembelajaran, dan instrumen penilaian sebagai implementasi prinsip constructive alignment dalam Outcome-Based Education.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, STAIMABA Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan melalui pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perubahan lingkungan strategis pendidikan tinggi. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi landasan dalam penyempurnaan dokumen kurikulum di setiap program studi sehingga mampu mendukung penyelenggaraan pembelajaran yang efektif, terukur, akuntabel, serta berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.
Workshop ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut berupa revisi dokumen kurikulum dan penguatan implementasi OBE pada setiap program studi. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya akademik dan sistem penjaminan mutu internal, sekaligus mendukung visi STAIMABA Mojokerto sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (SM)





